Showing posts with label proses. Show all posts
Showing posts with label proses. Show all posts
Sunday, December 1, 2013
Proses pengolahan bentonit untuk pemboran dan urea
Teknik pengolahan bentonit
Hasil bentonit dari tambang yang berupa bongkahan diangkut dengan truk menuju pabrik pengolahan dengan melalui beberapa proses yaitu penghancuran, pemanasan, penggilingan dan pengayakan. Untuk pengecilan ukuran, digunakan temperatur 480 F. tujuan pengeringan adalah mengurangi kadar air rata-rata 30% menjadi kadar air rata-rata sebesaar 8%. sedangkan penggerusan dan pengemasan, umumnya bentonit digerus sampai 200 mesh dengan micro grider dan untuk mendapatkan - 200 mesh digunakan classifier.
Teknik pengolahan bentonit untuk keperluan sebagai berikut :
A. Pembuatan Urea Molasses Block (Makanan Tambahan Untuk Ternak)
bahan utama yang diperlukan antara lain mollasses (tetes tebu) sebagai sumber energi, pupuk urea sebagai sumber nitrogen (protein) dan bahan pengisi berupa dedak padi, dedak gandum, bungkil kelapa, bungkil biji kapuk, sebagai bahan pengeras dipakai bentonit, tepung batugamping dan sebagai bahan tambahan dipakai garam dapur dan mineral campuran.
Proses pengolahan adalah sebagai berikut :
- Cara Dingin - Cara ini hanya digunakan dengan mencampur mollasses dan urea dengan bahan lain sebagai bahan pengisi, pengeras dan bahan tambahan lainnya sampai adonan menjadi merata kemudian dipadatkan dengan cetakan. Cara ini digunakan apabila mollasses yang diolah relatif sedikit.
- Cara Hangat - Mula-mula mollasses dipanaskan sampai suhu antara 400 C dan 500 C. Setelah tercapai kondisi suhu tersebut maka dicampur dengan urea, bahan pengisi pengeras dan bahan tambahan lainnya. Setelah adonan menjadi rata kemudian dicetak dan dipadatkan sesuai dengan ukuran yang telah ditentukan.
- Cara Panas - Pembuatan makanan ternak dengan cara panas dilakukan apabila jumlah mollasses (tetes tebu) dan bahan pengisi dipanaskan sampai suhu 1000 C - 1200 C selama 10 menit. Setelah adonan didinginkan sampai suhu 700 C maka adonan dicampur dengan urea dan bahan pengeras lainnya kemudian dituangkan ketempat percetakannya dan adonan tersebut diaduk terus agar tidak mengeras. Jumlah bentonit yang dicampurkan ke dalam adonan adalah sebanyak 2 - 6 % dari jumlah adonan.
B. Pembuatan Lumpur Pemboran.
Pengecilan ukuran bentonit digunakan hammer hingga ukuran 0,25 inch. Selanjutnya dilakukan proses pengeringan dengan temperatur 480 F. Alat yang dipakai adalah Rotary Drier. Dengan adanya proses pengeringan ini diharapkan air dapat dikurangi dari kadar rata-rata 30 % menjadi rata-rata 8 %.
Setelah proses pengeringan selesai selanjutnya dilakukan proses penggilingan dengan menggunakan mikro grinder sampai mencapai ukuran 200 mesh. Untuk ukuran sampai - 200 dapat digunakan alat Classifier ataupun Cyclone.
Bentonit yang digunakan sebagai persyaratan lumpur pemboran adalah Bentonit jenis Na-Bentonit. Untuk bentonit jenis Ca-Bentonit, di dalam proses pengolahan dicampurkan dengan Sodium Karbonat atau Soda Abu (Na2CO3).
Persyaratan Bentonit untuk lumpur pemboran :
· America Petroleum Institute (API).
- Kekentalan untuk larutan 10 gr dalam 350 ml air adalah > 8 Cp
- Hilang dalam penyaringan melalui kertas pelapis (filter)
- Sisa yang tertampung oleh 200 mesh adalah < 2,5 %
- Kandungan uap air (kelembaban) adalah < 12 %
- Oil Companies Materials Association (OCMA).
- Kekentalan dalam larutan 6,5 gr bentonit dalam 100ml cairan dasar adalah >15 Cp.
- Hilang melalui kertas filter untuk larutan 7,5 gr dalam 100 ml air adalah <15 ml.
- Kandungan uap air adalah < 15 %
- Sisa pada 200 mesh pada penyaringan basah adalah < 2,5 %.
- Lepas dari 100 mesh pada penyaringan kering adalah > 98 %
Sunday, November 10, 2013
Cara Ekspor Impor Barang Langkah Proses Sistem
Cara Ekspor Impor Barang (Langkah/Proses/Sistem) merupakan ilmu penting bagi seorang pebisnis maupun perusahaan yang ingin melebarkan sayapnya atau jangkauan konsumennya ke seluruh dunia. Ini karena ilmu ekspor dan impor dapat menjadi jalan dalam memahami proses transaksi dengan pembeli asing di luar negeri yang tentunya berbeda jika hanya menjual dalam lingkup lokal saja.
Dalam dunia ekspor misalnya, ada banyak sekali istilah yang harus diketahui oleh seorang businessman, di antaranya General Ekspor yang merupakan sistem transaksi dimana antara penjual dan pembeli telah terjadi kesepakatan sebelumnya yang kemudian melakukan pengiriman barang sesuai dengan aturan yang berlaku.
Selain bentuk ekspor di atas, dikenal juga sistem Barter atau imbal barang. Cara ini dengan mengirimkan sejumlah barang ke luar negeri dalam jumlah tertentu untuk mendapatkan barang dari negara lain sesuai kesepakatan. Namun, jenis ekspor barter bukan hanya satu ada beberapa jenisnya, di antaranya barter langsung, imbal beli, serta switch dan buy-back barter.

Selain dua jenis ekspor di atas, dikenal juga sistem konsinyasi dimana seorang produsen mengirim barangnya ke luar negeri untuk dijual, namun belum pasti siapa pembelinya karena proses transaksi kemudian umumnya dilakukan oleh broker yang mengatur waktu serta prsedur lelang barangnya.
Selain pengetahuan di atas, ilmu soal Impor Barang juga perlu diketahui karena ini juga merupakan bentuk bisnis yang banyak menghasilkan keuntungan sekalipun impor bisa saja mematikan bisnis dalam negeri karena pada kenyataannya barang impor cenderung selalu lebih murah dari barang lokal.
Nah, di bawah ini beberapa artikel yang bisa anda kunjungi langsung untuk mengetahui semua seluk beluk dalam dunia ekspor dan impor yang lebih lengkap.
Langkah-Langkah dalam Melakukan Ekspor Barang ke Luar Negeri
Dasar Hukum dan fungsi dari Freight Forward.
Jenis dan Sistem Ekspor Barang
Cara Ekspor dengan L/C (Letter of Credit)
Ekspor Sistem Konsinyasi
Ada banyak sekali sebenarnya yang akan kami bagi soal ekspor, tapi nanti pada kesempatan selanjutnya akan kami lengkapi lagi informasi yang lebih lengkap mengenai ini. Khususnya soal Impor barang yang belum sempat kami share. Semoga kedepannya kalau ada waktu akan kami jelaskan secara lebih rinci lagi. Baca jugaartikel lainnya di : Harga Mesin Pompa Air Semua Merek dan Cara Sewa Kantor Murah dan Cara Membuat Paspor
Read More..
Dalam dunia ekspor misalnya, ada banyak sekali istilah yang harus diketahui oleh seorang businessman, di antaranya General Ekspor yang merupakan sistem transaksi dimana antara penjual dan pembeli telah terjadi kesepakatan sebelumnya yang kemudian melakukan pengiriman barang sesuai dengan aturan yang berlaku.
Selain bentuk ekspor di atas, dikenal juga sistem Barter atau imbal barang. Cara ini dengan mengirimkan sejumlah barang ke luar negeri dalam jumlah tertentu untuk mendapatkan barang dari negara lain sesuai kesepakatan. Namun, jenis ekspor barter bukan hanya satu ada beberapa jenisnya, di antaranya barter langsung, imbal beli, serta switch dan buy-back barter.

Selain dua jenis ekspor di atas, dikenal juga sistem konsinyasi dimana seorang produsen mengirim barangnya ke luar negeri untuk dijual, namun belum pasti siapa pembelinya karena proses transaksi kemudian umumnya dilakukan oleh broker yang mengatur waktu serta prsedur lelang barangnya.
Selain pengetahuan di atas, ilmu soal Impor Barang juga perlu diketahui karena ini juga merupakan bentuk bisnis yang banyak menghasilkan keuntungan sekalipun impor bisa saja mematikan bisnis dalam negeri karena pada kenyataannya barang impor cenderung selalu lebih murah dari barang lokal.
Nah, di bawah ini beberapa artikel yang bisa anda kunjungi langsung untuk mengetahui semua seluk beluk dalam dunia ekspor dan impor yang lebih lengkap.
Langkah-Langkah dalam Melakukan Ekspor Barang ke Luar Negeri
Dasar Hukum dan fungsi dari Freight Forward.
Jenis dan Sistem Ekspor Barang
Cara Ekspor dengan L/C (Letter of Credit)
Ekspor Sistem Konsinyasi
Ada banyak sekali sebenarnya yang akan kami bagi soal ekspor, tapi nanti pada kesempatan selanjutnya akan kami lengkapi lagi informasi yang lebih lengkap mengenai ini. Khususnya soal Impor barang yang belum sempat kami share. Semoga kedepannya kalau ada waktu akan kami jelaskan secara lebih rinci lagi. Baca jugaartikel lainnya di : Harga Mesin Pompa Air Semua Merek dan Cara Sewa Kantor Murah dan Cara Membuat Paspor
Subscribe to:
Posts (Atom)